Senin, 09 Desember 2013

HARI ITU

Masih dsini menunggu
membisu dlam diam
berbicra dlam angan
terbuai kenangan
akan suatu tempat

tempat itu...
Sepasang mata beku
diam dlam tungku
tundukan pasrah
dgn tgan yg terlipat
tak peduli alam skitar

ANEH.....!
Terbersit tanya dihatiku
sdang apa dia disitu?
Apa yg dilakukannya?
Knapa hanya diam terpekur bisu pdhal didpannya byak buku?
Knp?
Ada apa?
Perlukah ku menyapa?
LELAKI ITU?
Ya .... Tingkah sorg kaum adam mengusikku hr itu!
Ah...apa pduliku...

Aku pulang menuju t4 ku memperoleh kehangatan..rumahku

senin....
Bosan...aku menuju kt4 itu lagi!
LAKI2 itu masih ada disana ....
Dgn mata brkabut'a
dgn sikap yg sama!

Senin brikut'a...
Masih dgn pmandangan yg sama?

Senin brikut'a...
Lagi...lagi...lelaki itu
duduk dsitu dan dgn sikap yg sama!

Penasaran.....tp ah apa pduliku.....?

Dia malah tdak akan kuingat lg jika bkan pd suatu sore ktika ku mencoba mengurai cerita dgn pena tdak menghampiriku..

Dia mendekat & berkata!
" janganlah menjadi pengecut jika kamu harus mghadapi sesuatu hal? Hadapilah...jgn seperti SAYA....yg ha'a bsa menyesali....

Aku bingung! Apa maksud'a?
Blum sempat ku berta'a dia sudah menghlang entah kmana!

Sore lainnya tak pernah kutemukan sosok stgah abad yg terduduk dan terdiam disudut itu?
Tak pernah lagi....
Sampai skarang....
Sampai dtik ini.....

Tp satu yg aku ingat! KATA2'A : " jgan pernah jd pecundang"

note : sbnar'a tak perlu kita tau siapa yg brbicara? Yg pnting adalah apa yg diucapkannya? Baik dan bs jd filosofi hdup!

SANG DIAM YANG MENANTI ASA



bayang-bayang itu makin kabur dari hari kehari
tak tau iluksiku terbng kemana
ke padang rimbakah?
ke negara seribu menara kah?
atau dalam hutan belantarakah??
banyak yang mengajukan pinta tapi tak terbalas rasa
banyak yang kecewa dan luka tapi tak sengaja
beribu cara kucoba
tapi tetap selalu ada yang terluka
ahhhhhhhhhhh
tak mau aku begini trus
menumpuk asa yang berakhir derita

maaf sering terungkap dikeramaian jiwa yang berontak memperoleh satu jawab
tak kupungkiri aku adalah manusia biasa
yang terkadang masih berlumur nodaaa dan dosaaa

semakin sering kubangkit semakin sering kujatuh
tapi usaha itu begitu keras kulakukakan
ku yakin satu saat akan ada jawab
yang membuat luka itu tak lagi ada pada sang rimba yang meminta kan raga
lupakan,,,,,,sering kucayaaaa
tapi usaha karang begitu kuatnyaaa
tapi kuyakin sang ombak suatu saat akan mengalahkannyaaa
bersabar adalah jalan terbaikk...............
berusaha melakukan dan berbuat

ada sahabat dibelakangku
aku tau
mereka ada
tapi terkadang tak bisa terbagi penuh pesona jiwa
jiwa terkurung begtu kuatnyaa
ah...........knp ilusi itu selalu datang tanpa dimintaaa

aku pengen ketenanganjiwa ketika ku menghadapNYA
tanpa bayang-bayang kala
tanpa sinar jingga
tanpa pmrih yang terasa
tanpa bunga yang merintih buta
tanpa hati yang mendua

Rabb....
aku ingin memperolehnyaaaaa
kembali seperti dulu
waktu kecilku
waktu tidur nyenyakku
waktu ku blum bersua yang namanya sang JINGGA MENGGODA

AKU INGIN TENANG

bisakah kubicara???
jika kata tak terasa
jika sikap sudah kadaluarsa
apa lagi yang harus kukira???
rintihan itu pengen kubuang tapi tak bisaaaa

bisakah sang Kala yang mengahambat jala-jalaku memperoleh pahala menyingkir lapang??
bisakah??
bisakah???

tak tau apa yang harus kubuat?
tak tau apa yang harus kulakukan?

BUNTU........................BUNTU

Sepanjang jalan Medan - Banda Aceh

Duduk dalam tong yg berjalan.
Sawah, laut, danau, rumah, kota, lampu, orang.
Pemandangan yg sma stiap kulalui
detik demi detik
menit menuju jam
aq msih didalam sini melihat byak hal diluar jendela
ada yg berbeda
hati ini bgtu gundah
ntah apa gerangan ditempat tujuan
banyak kutemui rintangan
kecelakaan
tabrakan
darah
air mata menetes
huh...jantungku hampir berhenti!
Suasana yg bgtu berbeda
ya ...ALLAH ada apa ini?

BERKUMANDANGNYA AZAN



banyak orang membesarkan suara tv
banayk orang keluar rumah
banayk yang berbicara
banyak yang berisik
ketika azan bergema
seolah itu hanya nyanyian sumbang para penghibur
tak taukah
suara itu memanggil ke arah kebaikan
tak taukah suara itu menentramkan jiwa
sungguh tak tau??
suara tv begiru mendayu biruuu
kemanakah generasi yang dulu
yang menangis ketika suara itu datang
yang bersujut dan memohon ampun
kemanakah mereka???
hanya segelintir diantara ribuannn!!

PENAT....





hari tak lagi indah....
berjuang dengan banyak kertas yang bertebaran...
putih...........
berserakan .....
tak karuan............

rasa pengen berjumpa denga  haribaan bumi
mengadukan lelah ini....

ah hari yang tak lagi indah....
tak seindah ketika dulu kusering memandang langit biru
bercengkrama dengan awan senja
menikmati sepoinya angin pagi
berlari sepanjang rute itu.....

tumpukan kanvas putih melingkupi ku
mengajak rautan yang semakin bertambah
memberikan ketegangan dalam mengejar waktu

hari yang tak lagi indah...
seindah ketika ku menikmatinya awalnya
penat mulai terasa...

tapi tak boleh kata menyerang ....
pantang....
jangan.........

sudah setengah jalan.....
puncak nya hampir keliahatan.....
walau jurang itu dalam
walau hutan itu berbelukar rimba....

maju.............
itu langkahku...
kedepan menjelang cahaya gembira

aku yakin......
walau sekarang suramnya sangat
tapi nantinya terang.....

mencoba menikmati ketegangan....

RANAH MAYA


duniaa yang penuh kejutan tak tentu
tempat kubersua ribuan teman
tempat mencari sebagian solusi kehidupan
tempat berbagi tanpa ketahuan siapa pribadi kita

dunia penuh tipu daya kata teman
dunia yang penuh fantasi kata pujangga
dumia yang menyenangkan kata anak muda
dunia berbagi ilmukata para ustad
dunia yang penuh informasi kata mahasiswa
dunia dengan segala macam budaya tanpa batas

bagiku....
banyak positive effect yang kudapat
bertemu teman baru dari berbagai belahan dunia
mencari informasi berita
bersua teman lama masa sekolah
berbagi informasi tentang segala hal

ekspresi apapun yang ada selalu bermanfaat bagi kehidupan

ada kala salah paham yang tercipta karena pemaaman yang berbeda
ada cinta yang terurai tanpa sekat
ada batas yang tak terjaga
ada unsur ketidakpedulian
ada kata mengganggu persahabatan

semua adalah proses dari suatu teknologi yang fana

ada negative ada positif

ketika semua di buka
tak ada misteri yang tersimpan pada manusia
terserah bagaimana seseorang menanggapinyaaa

bagiku....
ranah maya adalah tempatku menyapa
karena nyata tak bersua
bekas pun tiada terkadang
walau hanya sapaan tanpa kadar
tapi itulah jalinan yang ada

bagiku.....
ranah maya adalah menemukan sahabat
berbagi banyak hal....
baik secara nyata atau tidak

ranah maya yang kucipta bukan tanpa batas
ada seluk yang tak dapat terjamah
ada relung tak dapat terselami
ada misteri yang tak tersingkap

sebaliknya.....
walau terkadang kalam tampa kata
ada rindu untuk bersua....
menyampaikan rasa persahabatan yang dalam
membagi hal yang bermanfaat
walau hanya berupa goresan pena tak jelas...


ranah maya kembaliku mengalirkan tinta
semoga kalam ini tak hanya disini saja
banyak yang berkecambuk terkadang tak terungkap kata
karena alasan yang tak bisa

walau hanya maya tapi bermakna bagi karsa

Note : bagi semua temanku marilah mengalirkan ungkpan positif melalui inspirasi goresan pena agar isinya bermakna ^_^

Sabtu, 23 November 2013

SANG GURU


Ada cinta terlukis disana, pada tatap dan kerlingan matanya
Ada bahagia terpancar di wajahnya, melihat prestasi menjulang dunia
Ada harap tersemai didadanya, terselip secuil doa di setiap sujud muridnya
Ada petuah di setiap katanya, memberi arahan bagi para murid tercinta
Ada goresan senyum di bibirnya, pada kenakalan kecil sang siswa
Ada lelah di pekerjaannya, ketika kehidupan membebaninya
Ada egois di sikapnya, ketika dia yang berkuasa
Ada rindu dihatinya, ketika liburan menyapa
Ada sapa ramah di bibirnya , pada murid yang dia idola
Ada bangga menggerogotinya , ketika ajarannya membuahkan hasil maksimal
Ada tangis di matanya, ketika sang murid tak paham penjelasannya
Ada amarah di wajahnya, ketika sang siswa tidak bisa diajak bicara karena keisengannya
Ada pukulan yang menghujam melewati batas, jika sang siswa bukan dirinya
Ada luka yang terhujam di kalbunya, pada bisik di belakangnya
Bodoh
Kaku
Keras kepala
Mau menang sendiri
Pelit senyun
Seratus bahkan seribu nama yang tersemat, menghujam jiwanya
Wahai……
Sang guru hanya manusia biasa
Bukan makhluk dari luar angkasa
Yang bisa menyelamatkan dunia
Yang bisa menjadi pahlawan seantero masa
Yang bisa apa saja yang diinginkannya

Wahai…..
Sang guru hanya manusia biasa
Yang kadang salah di sikapnya
Yang kadang alpa dalam penjelasannya
Yang kadang keras dalam peraturannya
Yang kadang tidak adil dalam menilai karya
Yang kadang seenaknya menyuruh siswa
Yang kadang cuek pada penampilannya
Yang kadang sedih karena kenakalan muridnya
Yang kadang senang karena kecermelangan siswanya
Yang kadang  enak diajak bicara
Bermacam kondisi dan situasinya

Anakku…
Begitu sapannya padamu
Tak banyak yang dia minta
Tak banyak yang dia berikan
Tak banyak yang dia harapkan
Tak banyak yang dia inginkan


Hanya ……
Perhatikan kalau dia menjelaskan pelajaran
Baikkan tingkah laku didepan orang tua dan yang lebih muda
Belajarlah dengan sungguh-sungguh di muda usiamu
Bergabunglah dengan majelis-majelis ilmu
Dekatkkan dirimu dengan agamamu
Karena di tangan pemuda dan remaja itulah konsep perubahan zaman bukan pada kaun tua
Hindarilah perbuatan yang menghancurkan dirimu
Malas, merokok, minuman keras, berjudi dan jangan bergadang kata bang haji Rhoma
Berlombalah dalam menghasilkan karya terbaik

Berjanjilah pada hatimu
Suatu hari nanti namanu akan menggantikan
Sang pahlawan di lembaran-lembaran sejarah bangsa

Buktikanlah dengan belajar sungguh-sungguh dan doa yang tak pernah putus
Itulah harapku padamu
Siswa kesayanganku
Pada hari ini 
DI
HARI GURU……….




 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com